Jalan Longsor Kini Ancam Rumah Penduduk, Kades : Sudah 6 Kali di Survei Namun Belum Juga Diperbaiki

Berita Daerah113 Dilihat
Kondisi terkini jalan longsor di desa Peninjauan yang sudah mengancam rumah penduduk. Foto : dokumen Desa Peninjauan.

BATURAJA, KLIKOKU. ID – Jalan di desa Peninjanaun kecamatan peninjauan Kabupaten OKU yang mengalami abrasi Kian mengkhawatirkan dan mengancam keselamatan rumah penduduk. Betapa tidak, jalan yang telah lama tergerus itu kini kembali longsor hingga menyebabkan akses jalan putus dn kian mendekati rumah warga.

Saat di konfirmasi, kepala desa Peninjauan Nopi Taruna mengaku jalan tersebut telah lama mengalami abrasi, namun sangat minim perhatian pemerintah baik pemerintah kabupaten OKU Maupun propinsi Sumsel. Meskipun kata Nopi sebelumnya pemerintah Kabupaten OKU telah melakukan peninjauan terhadap kondisi jalan di tepi sungai Ogan tersebut.

“Sudah 6 kali di lakukan survei, namun hasilnya zonk, hingga kini belum juga di perbaiki. Akibatnya apa, saat ini kondisinya tambah parah dan sudah mengancam rumah warga, apakah harus menunggu ada korban jiwa dan harta benda dahulu baru di perbaiki?” Ujar Nopi dikonfirmasi Sabtu, (3/10/2026).

Terakhir, kata Nopi, pada Sabtu 3 Oktober 2026 Anggota DPRD Propinsi Sumsel Mirza Gumay dan Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Propinsi Sumsel meninjau secara langsung kondisi jalan yang mengalami longsor tersebut.

“Alhamdulillah tadi kita sudah didatangi oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional dan salah satu anggota DPRD Propinsi. Tadi sudah di sampaikan bahwa hal ini akan di laporkan ke Kementerian PU,” lanjut Nopi.

Nopi juga mengaku mendapat undangan dari sistem I Setda OKU pada senin 5 Oktober 2026 untuk membahas permasalahan jalan longsor itu. Dia berharap, apapun hasil dari rapat itu nanti, adalah dapat sesegeraungkin melakukan perbaikan jalan yang longsor itu.

“Apapun dan siapapun itu, yang ke Ting hasilnya dapat segera melakukan perbaikan. Jangan hanya survei terus. Harus ada tindakan nyata, karena ini sudah urgent danmengancam keselamatan,” tegasnya.

Nopi Taruna menambahkan akibat longsornya jalan itu mengakibatkan sekitar 10 rumah terdampak. Bahkan yang paling beresiko ikut longsor ada 2 rumah.

” Yang paling berbahaya ada 2 rumah, dan sudah sangat dekat sekali dengan area longsornya,” pungkasnya.(Lee)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *