
BATURAJA, KLIKOKU.ID – Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Kabupaten OKU menyelenggarakan Musrenbang Tingkat Kabupaten, Selasa (10/3/2026). Kegiatan yang di selenggarakan di pendopo rumah Kabupaten itu di hadiri langsung Bupati OKU H Teddy Meilwansyah dan Wakil Bupati OKU H Marjito Bachri serta seluruh perangkat daerah.
Dalam sambutanya Kaban Bapelitbangda OKU Yoyin Arifianto pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kabupaten OKU tahun 2026 dalam rangka penyusunan RKPD tahun 2027 pemerintah Kabupaten OKU, Yoyin menyampaikan pemaparan dihadapan Bupati dan Wabup.
Dalam RPJMD tahun 2025-2029, Penurunan angka kemiskinan itu masuk dalam sasaran indikator kinerja utama tahun 2027 mendatang. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik kondisi awal RPJMD tahun 2024 angka kemiskinan di OKU berada diangka 10.68 %. Pada tahun 2025 pemkab OKU terus berupaya menurunkan angka kemiskinan itu meskipun belum terlalu signifikan namun upaya itu membuahkan hasil angka kemiskinan di OKU turun menjadi 10,08 %.
Pada tahun 2027 mendatang, Pemkab OKU menargetkan angka kemiskinan di OKU bisa menyentuh angka satu digit atau diangka 9,23 – 9,25 %. Hal itu juga diimbangi dengan target pemkab OKU dalam upaya menurunkan tingkat pengangguran terbyuka di OKU, per Agustus 2025 tingkat pengangguran terbuka di OKU berada diangka 3,85 pada tahun 2027 ditargetkan dapat ditekan menjadi 3,63.
Penurunan angka kemiskinan ini menjadi perhatian khusus Bupati OKU H Teddy Meilwansyah yang menekankan perangkat daerah dan sektor swasta agar bekerja keras bahu membahu menurukan angka kemiskinan.
Sementara itu Bupati OKU H Teddy Meilwansyah SSTP MM MPd menyampaikan selama 1 tahun masa pemerintahanya bersama Wakil Bupati OKU H Marjito Bachri sebanyak 22 program unggulan yang diusung pasangan tersebut pada waktu pemilihan, sudah ada 11 program yang telah terlaksana.
“Alhamdulillah sudah ada 11 program sudah terjalankan selama kurun waktu satu tahun kepemimpinan kami diantaranya penyediaan seragam dan perlengkapan sekolah gratis untuk siswa SD dan SMP, bedah rumah gratis dan penataan permukiman kumuh, berobat gratis (cukup membawa ktp), penyediaan ambulance, perbaikan jalan, internet masuk desa, dan lainnya,”ucap Teddy saat menyampaikan sambutan pada acara Musrenbang tingkat kabupaten, Selasa (10/3/2026).

Untuk itu Teddy menekankan guna mewujudkan semua program-program yang belum terlaksana, Teddy menekankan kepada seluruh perangkat daerah agar membantu pihaknya dalam merealisasikan program yang belum terlaksana. “Semua kita lakukan demi memenuhi visi kita bersama, sayangi oku,”terang Teddy.
Dalam kesempatan itu Teddy juga menyoroti laporan kepala Bappelitbangda, jika angka kemiskinan di OKU masih diangka 2 digit tertinggi dibanding dua kabupaten tetangga yakni OKU Timur dan OKU Selatan. Oleh karena itu orang nomor satu di kabupaten berjuluk sebimbing sekundang itu menekankan perakat daerah dan sektor swasta agar bekerja keras bahu membahu menurukan angka kemiskinan.
“Kami menekankan khususnya kepada perangkat daerah yang memiliki kegiatan penanggulangan kemiskinan agar meningkatkan serapan anggarannya. Secara umum, perangkat daerah lain dan sektor swasta di kabupaten oku juga harus membantu menurunkan kemiskinan dengan menjadikan penduduk miskin sebagai sasaran program dan kegiatannya,”tegas Tedyy.
Seluruh perangkat daerah juga diwajibkan Teddy agar melakukan percepatan pelaksanaan program dan kegiatan sehingga serapan anggaran juga tinggi. Jangan sampai penyerapan anggaran ini terkendala oleh administrasi dan pengadaan barang/jasa pemerintah yang mengakibatkan rendahnya serapan anggaran atau terjadi penumpukan serapan anggaran di akhir tahun.
“Perlu diingat bahwa kementerian dalam negeri sekarang memantau kecepatan daerah dalam menyerap anggaran. Jika serapan anggaran kita rendah, maka pemerintah pusat bisa saja mengurangi dana transfer ke daerah. Kepada dinas Pendidikan, Kesehatan, Pupr, Perkim, Satpol PP, BPBD, Damkar, dan Dinas Sosial yang melaksanakan kegiatan pemenuhan SPM juga agar memprioritaskan anggarannya untuk SPM tersebut,”tambah Teddy.
Hadir dalam acara tersebut, wakil Bupati OKU H Marjito Bachri, Kepala badan Bappeda Provinsi Sumsel Dody Eko Prasetyo ST MT, Kajari OKU Rudhi Parhusip, Perwakilan DPRD OKU, Kaban Bapelitbanda OKU Yoyin Arifianto, para asisten, kepala OPD Camat,Lurah.
Diakhir acara, Ketu DPRD OKU yang diwakili Anggota DPRD OKU Tulus juga menyerahkan berkas pokok pikiran (pokir) dari puluhan anggota DPRD OKU kepada Bupati OKU.(Ril)












