
BATURAJA, KLIKOKU. ID – Panjangnya antrian di hampir seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di kabupaten OKU saat ini menjadi perhatian Aparat Penegak Hukum (APH). berbagai upaya termasuk penindakan telah di lakukan untuk mencari sumber masalah yang terjadi.
Hasilnya, memang di dapati banyak kecurangan yang terjadi di lapangan, utamanya maraknya terjadi penimbunan BBM oleh sejumlah oknum. Selain itu, modus yang di dapati juga bermacam – macam.
Hal itu di sampaikan Kapolres OKU AKBP Helmy Tamaela usai menggelar press rilis di gedung Wichaksana Leghawa Polres OKU, Senin (3/8/2026). Menurut Kapolres pihaknya telah berhasil mengungkap dan mengamankan 2 orang tersangka atas kasus penyalahgunaan BBM bersubsidi.
“Sesuai dengan arahan pimpinan kita bapak Kapolda Sumsel, Telah kita amankan 2 orang tersangka ES dan BM beserta barang bukti 2 unit mobil Toyota Avanza puluhan jerigen berisi BBM jenis pertalite. Keduanya kita amankan saat melakukan aktifitas penyalahgunaan BBM dengan mengecor di beberapa SPBU secara berulang dan memindahkan BBM tersebut ke dalam jerigen ,” beber AKBP Helmy.
Kata Kapolres, modus kedua tersangka adalah dengan mengisi BBM di SPBU secara berpindah – pindah kemudian keluar dari SPBU untuk mencari tempat yang dikira aman untuk memindahkan BBM tersebut.
“Dia , (tersangka, red) mencari tempat yang dikira aman, lalu memindahkan BBM kedalam jerigen berukuran 35 liter. Setelahnya mereka kembali ke SPBU untuk mengisi lagi. Parahnya, mereka ini memiliki beberapa plat nomer kendaraan palsu untuk mengelabuhi petugas SPBU,” jelasnya.
Yang lebih mencengangkan saat di bincangi wartawan, Kapolres menyebut selain banyaknya kecurangan di SPBU, permasalahan juga terjadi dari tubuh Pertamina sendiri.
“Sebetulnya yang menjadi kendala utama bukanlah masalah antrian,tapi memang kurangnya pasokan BBM dari Pertamina terhadap kebutuhan OKU sendiri” ujarnya.
Sementara hingga berita ini di turunkan Pertamina Patra Niaga melalui Komunikasi Dan relationship dan CSR Sumbagsel Rusminto Arman saat di konfirmasi melalui pesan WhatsApp terkait apakah benar kuota BBM untuk wilayah OKU berkurang Tidak merespon. (Lee)






