Antisipasi Kebakaran Hutan Dan Lahan, Polres OKU Lakukan Patroli Gabungan Bersama TNI dan Dinas Terkait

Berita Daerah81 Dilihat

BATURAJA, KLIKOKU.ID – Tim gabungan dari Polres OKU kodim 0403 OKU, BPBD OKU, dinas pemadam kebakaran OKU melakukan patroli gabungan penanganan kebakaran Hutan Dan lahan di wilayah Polres OKU. Kegiatan itu di buka dengan Apel dan Patroli Gabungan Operasi Aman Nusa II Polres OKU dihalaman Kapolres OKU Jum’at (09/10/2026).

Kapolres OKU AKBP Helmy Tamaela Melalui Kabag Ops AKP Ujang Abdul Azis mengungkapkan Patroli gabungan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus dilakukan secara intensif di berbagai wilayah Indonesia termasuk di wilayah Kab. OKU oleh unsur TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), serta melibatkan unsur kecamatan, kelurahan, Kades dan masyarakat.

“Tujuannya untuk memantau kondisi lapangan sekaligus mendeteksi secara dini kemungkinan munculnya titik api. Selain itu, kehadiran personel di lokasi rawan diharapkan dapat mencegah pembakaran hutan dan lahan, baik yang dilakukan secara sengaja maupun yang terjadi akibat kelalaian,” ungkap AKP Ujang.

Patroli itu sendiri kata AKP Ujang di lakukan di wilayah Perkebunan maupun hutan serta Alhamdulillah seputaran wilayah polres OKU Kelurahan Batu Kuning Kecamatan Baturaja Barat.

“Di sekitaran wilayah Batukuning dan talang aman ini kan banyak sekali kebun, maupun lahan semak belukar. Nah ini kan berpotensi besar terjadi kebakaran. Namun Hingga kegiatan patroli berakhir dan dilaporkan, situasi di wilayah hukum Polres Oku terpantau aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan kejadian menonjol maupun gangguan Kamtibmas selama pelaksanaan patroli gabungan,” kata Kabag Ops.

AKP Ujang melanjutkan kedepan Polres Oku bersama TNI dan instansi terkait akan mempertahankan serta meningkatkan patroli secara terukur dan berkesinambungan dengan menentukan skala prioritas berdasarkan tingkat kerawanan Karhutla, kondisi cuaca, keberadaan lahan kering, serta informasi masyarakat.

” Kegiatan ini akan terus kita lakukan selama musim kemarau ini. Sebab potensinya masih besar untuk terjadi kebakaran,” lanjutnya.

Kabag Ops Berharap Upaya tersebut diarahkan tidak hanya untuk merespons kejadian, tetapi juga memperkuat pencegahan dan deteksi dini agar potensi Karhutla maupun gangguan Kamtibmas dapat ditangani sebelum berkembang menjadi gangguan nyata.(Lee)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *