Ikut Rakor Karhutla bersama Menteri LH, Bupati Siapkan Langkah Strategis Untuk Antisipasi

Berita Daerah22 Dilihat
Duduk di antara para kepala daerah di indonesia, Bupati OKU tampak fokus mengikuti rapat koordinasi bersama menteri Lingkungan Hidup. Foto : dokumen Kominfo OKU

BATURAJA, KLIKOKU.ID – Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) H Teddy Meilwansyah mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup di Jakarta, Selasa (7/4/2026).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, dan diikuti oleh seluruh perwakilan provinsi serta kabupaten/kota se-Indonesia.

Rakor yang dilaksanakan di Aula Lantai 2 Plaza Kuningan Menara Selatan Kementerian Lingkungan Hidup ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi lintas daerah dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan yang sering terjadi, khususnya pada musim kemarau.

Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, dalam arahannya menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengantisipasi kebakaran potensi hutan dan lahan.

Selain itu Menteri Lingkungan Hidup juga mengingatkan agar setiap daerah meningkatkan kesiapsiagaan, mulai dari deteksi dini, patroli rutin, hingga penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran lahan.

Selaras dengan arahan Menteri Lingkungan Hidup, Bupati OKU H Teddy Meilwansyah siap mendukung penuh kebijakan dalam pengendalian Karhutla. Bupati menegaskan bahwa berbagai langkah pencegahan telah dilakukan Kabupaten OKU termasuk sosialisasi kepada masyarakat serta pembentukan tim siaga di tingkat desa.

“Alhamdulillah rakor ini sangat berguna bagi kabupaten OKU, di mana kami dapat informasi-informasi dan langkah-langkah strategis untuk bersiap mengatasi bencana alam ataupun termasuk kebakaran hutan dan lahan,”kata Bupati.

Bupati juga mengatakan akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait seperti Kepolisian dan TNI untuk ikut andil dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang bahayanya karhutla.

“Kabupaten OKU masih banyak lahan yang bisa dijadikan kebun, nah jika masyarakat mengerti tata cara membuka lahan dengan bijak, maka di OKU insyaallah tidak akan ada kejadian kebakaran hutan dan lahan,” kata Bupati.

Kedepan bupati berharap Kabupaten OKU tidak ada kasus kebakaran hutan dan lahan,“Mudah-mudahan di OKU tidak ditemukan titik api atau hotspot seperti tahun-tahun sebelumnya, dan kami berharap masyarakat dapat mengerti bahaya karhutla,” kata Bupati(ril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *