Aneh, BBM Jenis Pertamax di OKU Langka, Pertamina Patra Niaga Sumbagsel Justru Sebut Pasokan Tersedia

Berita Utama826 Dilihat
Salah satu SPBU di Kabupaten OKU yang stok pertamanya kosong. Foto : ist

BATURAJA, KLIKOKU.ID – Masyarakat Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) beberapa hari terakhir mengeluhkan terjadinya kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax di sejumlah SPBU maupun Pertashop yang ada di Kabupaten OKU. Pasalnya, Sejak Minggu (14/9) hingga empat hari terakhir, sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dan kios pertashop tidak dapat melayani pembelian Pertamax karena stok kosong.

Pantauan di lapangan, beberapa SPBU hanya memasang papan pengumuman bertuliskan “Pertamax dalam perjalanan”. Sementara itu, sejumlah pertashop lebih memilih menutup layanan.

“Tidak tahu masuknya kapan,” ujar Santo, petugas pertashop di Baturaja saat ditemui wartawan.

Kondisi ini memaksa masyarakat antre panjang untuk membeli Pertalite sebagai alternatif. Bahkan, kendaraan yang biasanya menggunakan Pertamax terpaksa beralih ke Pertalite.

Fenomena kelangkaan Pertamax ternyata tak hanya dirasakan warga OKU. Laporan serupa juga muncul dari Kabupaten Muara Enim. Sejumlah SPBU dikabarkan harus menjemput pasokan Pertamax langsung ke Integrated Terminal (IT) Lampung, meski kabar ini belum mendapat konfirmasi resmi dari PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel.

Namun anehnya, pernyataan Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, justru berbanding terbalik dengan fakta lapangan. Dirinya menyebut bahwa pasokan BBM untuk wilayah Sumatera Selatan sejatinya berasal dari Integrated Terminal (IT) Palembang. Terminal ini menerima suplai melalui jalur laut yang bisa saja terhambat faktor cuaca.

Tak hanya SPBU, bahkan stok Pertamax di Pertashop pun ikut kosong

Bahkan dirinya menyebut bahwa Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) memastikan bahwa bahan bakar minyak (BBM) tersedia di SPBU di wilayah Sumatera Selatan, baik untuk jenis gasoline di antaranya Pertamax Series dan Pertalite, maupun jenis gasoil di antaranya Dex Series dan Biosolar.

“Kami terus memonitor kondisi distribusi secara real-time di setiap SPBU dan melakukan koordinasi intensif dengan pihak terkait agar suplai BBM dapat berjalan optimal,” dalihnya.

Menurut Rusmianto, Pertamina mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan. Pihaknya berkomitmen menjaga ketersediaan energi secara merata dan berkelanjutan.

Meski demikian, publik masih menunggu kejelasan lebih lanjut terkait penyebab utama kelangkaan Pertamax yang kini melanda OKU dan daerah sekitarnya. (Lee)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *