Harga Beberapa Kebutuhan Masih Mahal, Begini Penjelasan Kadin Perindag OKU

Berita Daerah, Ragam667 Dilihat
Kepala Disperindag OKU Amzar Kristopa. Foto : Herli Yansah

BATURAJA, KLIKOKU.ID – Harga sejumlah kebutuhan pokok di Kabupaten OKU saat ini masih terbilang tinggi, terutama pada harga beras, Bawang putih, Telur, dan tomat. Dari data yang di yang di miliki dinas Perindustrian dan perdagangan (Disperindag) Kabupaten OKU harga kebutuhan tersebut terus merangkak naik di tingkat pedagang pasar tradisional di kota Baturaja.

Dibincangi diruang kerjanya, Kepala Disperindag OKU Amzar Kristopa kepada portal ini menyebut hingga hari Rabu (31/1/2024) harga beberapa kebutuhan pokok masih berada di level yang terbilang tinggi.

“Ya, dari pantauan kita untuk beras premium saat ini di tingkat pedagang pasar harganya mencapai Rp.16.500 perkilogramnya. Harga ini jelas naik dari harga bulan Desember lalu dimana harganya masih di angka Rp.13.500 perkilogramnya,” ujar Amzar.

Lalu kata dia, selain itu bawang putih juga mengalami kenaikan di bulan Januari 2024 ini. Bahkan diawal tahun kemarin tembus mencapai harga Rp 40.000 perkilogramnya.

“Untuk bawang putih, sekarang sudah berangsur turun. Diawal tahun kemarin mencapai Rp.40.000 perkilonya. Saat ini berada di angka Rp 38.000 perkilonya, turun 2 ribu. Namun angka ini masih tinggi,” lanjutnya.

Amzar menjelaskan melambungnya harga beberapa kebutuhan pokok di Kabupaten OKU lantaran keterbatasan pasokan yang disuplai ke Kabupaten OKU.

“Kita ini kan masih impor dari daerah lain untuk beberapa jenis kebutuhan pokok. Nah, jumlah suplai yang dikirim ke Kabupaten OKU ini tidak sebanding dengan jumlah permintaan sehingga menyebabkan naiknya harga bahan pokok ini. Sementara untuk beras, di beberapa daerah produsen seperti Belitang saat ini belum mulai masa panen. Hal itu sama dengan para petani di wilayah kecamatan Pengandonan yang juga belum panen pasca dilanda kemarau,” jelasnya.

Amzar menambahkan, untuk bisa mengendalikan harga pasar itu, tentu harus ada upaya yang dilakukan pemerintah daerah Kabupaten OKU agar harga tak kian meroket. ” Salah satu upayanya adalah belum lama ini Pemkab OKU menggelar pasar murah, hal ini bertujuan untuk menekan harga pasar yang tinggi ini,”tukasnya.(Lee)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *